30 Maret 2010

Mengapa Memilih Arsitektur?


Saya ini sudah hampir 10 tahun lebih menggeluti dunia desain grafis dan percetakan. Sekarang memutuskan untuk mengambil kuliah lagi di Mercu Buana. Saya tidak ambil jurusan desain grafis ataupun periklanan, melainkan jurusan Arsitektur. Mengapa? 

Ya pertanyaan tersebut terlontar bukan dari siapa-siapa. Itu pertanyaan dari arsitek-arsitek senior Setidaknya ada 2 orang arsitek senior yang bertanya seperti itu. Lalu apa jawab saya?

Pertama, saya katakan bahwa desain grafis dan arsitektur sangat erat hubungannya. Keduanya sama-sama berbicara tentang seni. Mata kuliah yang saya ambil sekarang banyak yang sudah saya dapatkan konsep dasarnya pada bidang desain grafis. Seperti Estetika Bentuk dan Warna. Saya sudah memiliki taste tersendiri soal itu. Jadi ini tidak bertentangan justru saling mendukung.

Kedua, jadi desain grafis atau arsitek bagi saya bukan semata-mata perkara mengenai prospek kerja ataupun proyek. Ini hanyalah pilihan hidup. Sejak kecil, tepatnya sejak SMP, saya sudah punya cita-cita jadi arsitek. Namun pas kuliah malah kuliah di Politeknik UI Jurusan Teknik Grafika dan Penerbitan. Jadi ini adalah meneruskan rencana yang tertunda.

Ketiga, saya hobi menggambar, membuat sesuatu yang menarik dan memberi manfaat kepada orang lain. Saya sudah melakukan itu di dunia percetakan. Kini ketika memilih arsitektur, saya hanya ingin menambah satu lagi nilai manfaat keberadaan saya bagi orang lain. Perkara order atau proyek, saya kira itu efek sampingnya. Dan itu tidak perlu dikejar. Karena pasti akan mengikuti jika yang misi utama terlaksana dengan baik.

Keempat, soal umur. Menurut saya tidak ada kata terlambat untuk belajar. Jika lancar, saya cukup 2 tahun menyelesaikan kuliah arsitek ini. Selebihnya kuliah di 'kampus kehidupan' adalah lebih penting.

Itulah kurang lebih, alasan yang melatar belakangi mengapa saya memilih arsitektur. So, kepada semua mahasiswa arsitektur, maju terus pantang luntur...!

Truz, kepada mitra, relasi, dan customer saya, saya umumkan bahwa mulai sekarang ada satu tambahan lagi dalam daftar "apa yang bisa saya bantu" bagi Anda yaitu konsultasi arsitektur. 


Jadi bagi yang udah punya rencana bikin rumah, boleh kontak saya dari sekarang. Yang udah punya rumah, bikin rumah lagi ya...biar saya bantu desainnya.




sumber gambar : http://www.tate.org.uk/40artists40days/lord_foster.html

27 Februari 2010

“Tapi…aku kan bukan Ali ra”


Pagi itu, ketika Adzan shubuh hampir selesai berkumandang, aku bergegas menuju mushola dekat rumah. Jaraknya tidak terlalu jauh sih.  Cukup dengan menelusuri gang yang hanya bisa dilalui motor dan pejalan kaki. Tidak sampai lima menit, aku bisa mencapai mushola.

Namun, meskipun tidak terlalu jauh, sering juga aku telat. Apalagi di musim hujan seperti sekarang ini. Kadang telat satu rakaat. Kadang pas sampai mushola, pas baru iqomat. Ya..Begitulah.

Keterlambatanku itu, penyebabnya macam-macam. Seperti pagi itu, aku sudah mendengar adzan shubuh yang sedikit lagi akan selesai. Namun aku ingin sholat berjamaah di mushola dan tetap berharap masih sempat sholat sunah fajar di sana.  Maka ku ambil peci dan kain sarungku segera dan bergegas keluar rumah. “Mudah-mudahan muadzin nya bisa lebih panjang lagi suaranya,” doaku dalam hati.

09 Oktober 2009

POSTER PEDULI GEMPA


Kemarin Bimbel NF kantor pusat meminta saya membuat poster penggalangan dana untuk korban gempa di Sumatera. Saya pikir, setelah posternya jadi, ini bisa dibagikan juga untuk lembaga lain yang membutuhkan. Tinggal ganti logo dan beberapa baris kalimat yang bisa diubah sesuai kebutuhan. So, bagi yang berminat silakan donlot di sini (format file FreeHand).